Harap Tunggu

Cara Mudah Install WordPress di cPanel melalui Softaculous


Softaculous App Installer memang memudahkan pengguna CMS termasuk WordPress untuk melakukan instalasi. Namun, masih ada yang belum mengetahui bagaimana cara mudah install WordPress di cPanel melalui Softaculous. Tapi tak perlu khawatir, karena di artikel ini kamu akan menemukan caranya.

Dengan menggunakan Softaculous, kamu tak perlu menginstall secara manual dan membutuhkan proses yang panjang. Di Softaculous, kamu hanya perlu melakukan beberapa cara saja. Secara sederhana, cara yang harus dilakukan adalah dengan memasukkan data dan langsung melakukan proses instalasi saja.

Itu secara sederhana, cara lengkapnya akan dijelaskan pada bagian berikut ini.

Cara Mudah Install WordPress di cPanel melalui Softaculous

Ada beberapa langkah yang harus kamu ikuti untuk menginstal WordPress melalui Softaculous. Berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan.

  1. Login ke cPanel Hosting

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah login terlebih dulu ke cPanel Hosting. Kamu bisa login melalui https://namadomain/cpanel sesuai dengan yang diberikan oleh hosting yang digunakan.

  1. Pilih Softaculous Apps Installer

Setelah kamu berhasil masuk ke dalam cPanel, langkah selanjutnya adalah ketikkan pada kolom pencarian “softaculous”. Setelah mendapatkan hasilnya, pilih saja “Softaculous Apps Installer.”

  1. Pilih WordPress

Setelah kamu memilih Softaculous Apps Installer, kamu akan diarahkan ke dashboard Softaculous. Di sana, ada beberapa macam Content Management System (CMS). Kamu bisa memilih sesuai dengan yang diinginkan.

Jika kamu ingin menginstall WordPress, silakan pilih “WordPress” untuk melanjutkan proses penginstalan.

  1. Masuk ke Halaman WordPress dan Install

Setelah memilih CMS WordPress, kamu akan masuk ke halaman WordPress di Softaculous. Kamu bisa melihat fitur WordPress, screenshots, review, dan lain sebagainya. Biasanya, versi WordPress yang ada di Softaculous merupakan versi terbaru.

Silakan pilih versi WordPress terbaru lalu klik opsi “Install Now” untuk memulai proses instalasi.

  1. Pengisian Konfigurasi Website

Setelah kamu mengklik opsi Install Now, sekarang tugasmu adalah mengisi beberapa konfigurasi. Pertama, yakni di kolom Software Setup. Di bagian Choose Protocol, kamu bisa memilih protokol apa yang diinginkan.

Jika kamu menggunakan SSL, silakan isi dengan https://. Kalau tidak, biarkan saja untuk menggunakan default https://. Kemudian, pada bagian Choose Domain, silakan isi dengan nama domain yang sudah kamu miliki.

Domain tersebut, nantinya akan menjadi domain website WordPress yang dibuat. Kemudian, kosongkan bagian In Directory agar website WordPress bisa terinstall  di dalam domain secara langsung.

Setelah itu, pada kolom Site Settings, silakan masukkan Judul dan Deskripsi sesuai dengan yang diinginkan. Kamu juga bisa memilih opsi website Multisite atau tidak. Jika iya, langsung saja centang Enable Multisite (WPMU).

Selanjutnya adalah dengan memasukkan Username dan Password dari WordPress. Nantinya, Username dan Pasword tersebut bisa digunakan untuk Login ke WP-Admin atau di WP-Login.

Pilih juga Bahasa dan Plugin yang ingin digunakan. Kamu juga bisa membatasi login user WordPress dengan centang Limit Login Attempts. Jangan lupa untuk memberikan centang pada Select Plugins. Klik tanda + lalu pada menui Advance Options, silakan konfigurasi database WordPress. Jika sudah selesai, silakan klik Install.

  1. Instalasi Selesai

Setelah kamu menyelesaikan proses intalasi, maka informasi mengenai domain yang kamu gunakan akan ditampilkan. Jika ingin mengakses website, kamu bisa mengunakan URL yang ada pada informasi tersebut.

Itulah beberapa langkah yang harus kamu lakukan untuk menginstal WordPress menggunakan Softaculous. Semoga bermanfaat.

Mungkin banyak dari Anda yang masih pemula dan bertanya apa fungsi dan perbedaan antara hosting dan domain? Hal ini wajar karena bagi pemula domain dan hosting memang cukup mirip. Kedua hal ini sering disediakan bersama oleh para provider dan selalu ditawarkan secara bersama-sama. Jadi tidak aneh jika Anda sebagai pemula kadang merasa frustrasi dengan perbedaan keduanya.

Apa fungsi dan perbedaan antara hosting dan domain?

Sesungguhnya antara hosting dan domain tidak memiliki persamaan apapun kecuali mereka sering ditawarkan oleh penyedia internet yang sama dan digunakan dalam pembuatan website. Yup! Kedua hal ini adalah hal yang sangat penting dalam pembangunan website karena saling melengkapi. Tanpa salah satunya website Anda tidak akan bisa di akses.

·       Perbedaan hosting dan domain

Perbedaan yang paling jelas ketara antara keduanya adalah dari segi fungsionalitasnya. Domain merupakan alamat sedangkan hosting adalah tempat. Dalam pengibaratan rumah, hosting adalah lahan pembangunan rumah dan domain adalah alamat yang bisa Anda berikan pada orang lain saat akan mengunjungi rumah Anda.

·       Fungsi dari hosting dan domain

Dari ulasan di atas, sekilas kita bisa tahu apa fungsi dari hosting dan domain bukan? Domain memiliki fungsi sebagai alamat dari sebuah website. Bayangkan website tanpa alamat, pasti akan sulit bukan untuk memasarkannya.

Ya! Website memang memiliki fungsi utama untuk memasarkan produk dan jasa. Oleh karena itu, jika website tidak mudah diakses maka Anda yang akan rugi. Pada dasarnya Anda bisa memberikan alamat website berupa IP hal ini disebabkan karena alamat utama dari website adalah IP. Akan tetapi konsumen mana yang mau mengakses website dengan menggunakan alamat IP?

Karena cukup sulit untuk mengakses website berdasarkan alamat IP, maka alamat domain digunakan. Nah, untuk memilih alamat domain ini, Anda harus memilih alamat domain dengan ekstensi yang jelas dan banyak digunakan sebagai salah satu cara menarik kepercayaan dari konsumen Anda.

Nah sedangkan hosting memiliki fungsi sebagai tempat Anda membangun website Anda. Anda mungkin bisa membangun website secara offline, akan tetapi jika Anda ingin website Anda bisa diakses secara nirkabel oleh konsumen Anda, maka hosting sangat penting.

Hosting akan menyimpan data Anda secara digital sehingga data ini bisa diakses oleh konsumen Anda dimanapun mereka berada. Hosting yang baik akan membuat website Anda lebih mudah diakses.

Sayangnya saat ini ada banyak sekali hosting murahan yang menawarkan harga yang murah untuk menarik perhatian. Jika bisa hindari hosting seperti ini dan lakukan riset dahulu untuk mendapatkan hosting terbaik guna menunjang bisnis Anda.

Jadi kini sudah jelas bukan apa fungsi dan perbedaan antara hosting dan domain? Semoga informasi ini membantu menambah ilmu dan membuat Anda lebih mudah memahami fungsi dan perbedaan keduanya.

“Error 404” adalah kode error yang sangat umum ditemukan alam sebuah website. Dalam artikel ini kita akan belajar mengenai apa penyebab serta cara mengatasi website 404 not found di WordPress. Nah, untuk Anda yang penasaran ini dia ulasannya.

Cara mengatasi website 404 not found di WordPress dengan mudah

WordPress merupakan sebuah tempat untuk membuat website, blog dan hal lainnya. Website maupun blog yang terdiri dari banyak halaman juga bisa dibuat di WordPress. Inilah yang membuat “Error 404” bisa juga muncul di WordPress.

·       Apa penyebab utama terjadinya “Error 404” ini?

“Error 404” merupakan sebuah error yang ditunjukkan oleh halaman website Anda karena ia tidak bisa menemukan halaman yang Anda inginkan. Hal ini bisa terjadi karena banyak alasan. Salah satu penyebab paling utama adalah penulisan alamat website yang salah.

Ketika Anda membuat link dan memasukkan alamat website yang salah, maka “Error 404” ini akan muncul. Nah, ada banyak sekali hal yang bisa menyebabkan terjadinya error ini. Beda error maka beda juga solusi penyelesaiannya.

·       Solusi untuk mengatasi “Error 404”

Seperti disebutkan sebelumnya, error yang menyebabkan “Error 404” ini ada sangat banyak. Inilah yang membuat penyelesaian dari tipe error ini juga bisa banyak caranya. Berikut ini adalah beberapa solusi dari penyelesaian “Error 404” yang paling banyak muncul.

1.     Memeriksa penulisan URL kembali

Hal pertama yang bisa dilakukan untuk mengatasi “Error 404” adalah dengan mengecek penulisan URL. Ketika Anda membuat link antara satu halaman dengan halaman lainnya, akan lebih baik jika Anda melakukan “copy” dan “paste” untuk alamat URL ini. Hal ini penting untuk memastikan URL yang Anda tulis sama dengan URL tujuan Anda.

2.     Lakukan reset permalink

Jika langkah di atas masih gagal, maka hal selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah dengan melakukan reset pada permalink Anda. Permalink atau kepanjangan dari permanen link merupakan sebuah standar pembuatan link di website Anda. Standar pembuatan link ini dilakukan untuk memudahkan pembuatan link.

Pembuatan link dengan menggunakan reset permalink ini akan lebih memudahkan bagi Anda dalam menghubungkan halaman-halaman di website Anda. Oleh karena itu, menggunakan cara ini lebih dianjurkan. Untuk melakukan reset permalink, Anda bisa masuk ke “Setting” WordPress Anda. Setelah itu cari “Permalinks”.

Jika sudah lakukan pengesetan dengan cara klik “Plain” dan “Save”. Di sini halaman akan mengalami reload. Setelah itu, Anda bisa klik lagi pilihan permalink yang awalnya Anda gunakan. Ini adalah cara yang terbaik untuk mengatur stuktur permalink di website Anda dan menghindari adanya “Error 404”.

Selain cara di atas, Anda juga bisa menggunakan cara lain untuk mengatasi “Error 404”. Caranya dengan melakukan restorasi terhadap file .htaccess cara mengatasi website 404 not found di WordPress dengan cara ini juga digunakan untuk melakukan pengesetan permalink ketika Anda sulit mengakses dashboard.

Where does it come from?

Internet Explorer Bakal ‘Pensiun’ pada 2022


Contrary to popular belief, Lorem Ipsum is not simply random text. It has roots in a piece of classical Latin literature from 45 BC, making it over 2000 years old. Richard McClintock, a Latin professor at Hampden-Sydney College in Virginia, looked up one of the more obscure Latin words, consectetur, from a Lorem Ipsum passage, and going through the cites of the word in classical literature, discovered the undoubtable source. Lorem Ipsum comes from sections 1.10.32 and 1.10.33 of “de Finibus Bonorum et Malorum” (The Extremes of Good and Evil) by Cicero, written in 45 BC. This book is a treatise on the theory of ethics, very popular during the Renaissance. The first line of Lorem Ipsum, “Lorem ipsum dolor sit amet..”, comes from a line in section 1.10.32.

The standard chunk of Lorem Ipsum used since the 1500s is reproduced below for those interested. Sections 1.10.32 and 1.10.33 from “de Finibus Bonorum et Malorum” by Cicero are also reproduced in their exact original form, accompanied by English versions from the 1914 translation by H. Rackham.

Internet Explorer Bakal ‘Pensiun’ pada 2022

Internet Explorer Bakal ‘Pensiun’ pada 2022


Internet Explorer adalah sebuah peramban web dan perangkat lunak tak bebas yang gratis dari Microsoft. Kabarnya pada Juni 2022 mendatang Internet Explorer akan berhenti beroperasi. Internet Explorer  tercatat sudah lebih dairi 25 tahun beroperasi.

Dilansir dari The Verge, proses penghentian dukungan itu akan dimulai pada 30 November 2021 mendatang sebelum secara resmi pensiun.

Selama ini,  salah satu web browser ini tak lagi banyak digunakan oleh konsumen. Hingga pada akhirnya, Microsoft menyetop Internet Explorer.

“Kami mengumumkan bahwa masa depan Internet Explorer di Windows 10 ada di Microsoft Edge,” kata Sean Lyndersay, manajer program Microsoft Edge, dikutip dari The Verge, Kamis (20/5/2021).

“Aplikasi desktop Internet Explorer 11 akan dihentikan dan tidak lagi didukung pada tanggal 15 Juni 2022, untuk versi Windows 10 tertentu,” sambungnya.

Meskipun Long-Term Servicing Channel (LTSC) Windows 10 masih akan menyertakan Internet Explorer tahun depan, tapi semua versi konsumen akan menghentikan dukungan browser tersebut.

Microsoft tidak menjelaskan secara detail, kemungkinan besar pengguna akhirnya akan melihat akhir dari Internet Explorer yang dipaketkan di Windows pada bulan Juni 2022 atau segera setelahnya.

Akhir dari Internet Explorer memang telah lama direncanakan. Microsoft mengakhiri dukungan untuk Internet Explorer 11 untuk aplikasi web Microsoft Teams tahun lalu, dan berencana menghentikannya dari mengakses layanan Microsoft 365 akhir tahun ini.

Internet Explorer 11 tidak lagi didukung untuk layanan online Microsoft seperti Office 365, OneDrive, Outlook, dan lainnya pada 17 Agustus. Microsoft juga telah mencoba menghentikan orang menggunakan Internet Explorer sejak lima tahun lalu.

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!